Wednesday, September 9, 2015

Teknik Energi - Pemanfaatan Energi Matahari Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

   

    

      Energi surya atau matahari telah dimanfaatkan di banyak belahan dunia dan jika dieksplotasi dengan tepat, energi ini berpotensi mampu menyediakan kebutuhan konsumsi energi dunia saat ini dalam waktu yang lebih lama. Matahari dapat digunakan secara langsung untuk memproduksi listrik atau untuk memanaskan bahkan untuk mendinginkan. Potensi masa depat energi surya hanya dibatasi oleh keinginan kita untuk menangkap kesempatan.Ada banyak cara untuk memanfaatkan energi dari matahari. Tumbuhan mengubah sinar matahari menjadi energi kimia dengan menggunakan fotosintesis. Kita memanfaatkan energi ini dengan memakan dan membakar kayu. Bagimanapun, istilah “tenaga surya” mempunyai arti mengubah sinar matahari secara langsung menjadi panas atau energi listrik untuk kegunaan kita. dua tipe dasar tenaga matahari adalah “sinar matahari” dan “photovoltaic” (photo- cahaya, voltaic=tegangan) Photovoltaic tenaga matahari: melibatkan pembangkit listrik dari cahaya. Rahasia dari proses ini adalah penggunaan bahan semi konduktor yang dapat disesuaikan untuk melepas elektron, pertikel bermuatan negative yang membentuk dasar listrik.

Konversi Energi Photovoltaic

            Pada cara ini energi sinar / cahaya matahari langsung dikonversikan menjadi energi listrik. Energi pancaran matahari dapat diubah menjadi arus searah dengan mempergunakan lapisan-lapisan tipis dari silikon atau bahan-bahan semi konduktor lainnya. Sebuah kristal silinder silikon yang prolitis hampir murni diperoleh dengan mencairkan silikon dalam tungku suhu tinggi dengan tahanan atmosfer yang diatur. Sel surya silikon dikembangkan dalam tahun 1955 oleh Bell Laboratoris (USA) dan banyak dipergunakan bagi kendaraan-kendaraan ruang angkasa dan satelit-satelit selama 20 tahun terakhir.
            Pada kehidupan sehari-hari saat ini, sudah menjadi hal umum piranti kecil, seperti kalkulator menggunakan solar sel yang sangat kecil. Photovoltaic juga digunakan untuk menyediakan listrik di wilayah yang tidak terdapat jaringan pembangkit tenaga listrik. Penggunaan sel photovoltaic sebagai desain utama oleh para arsitek semakin meningkat. Sebagai contoh, atap ubin atau slites solar dapat menggantikan bahan atap konvsional. Modul film yang fleksibel bahkan dapat diintegrasikan menjadi atap vaulted, ketika modul semi transparan menyediakan percampuran yang menarik antara bayangan dengan sinar matahari. Sel photovoltaic juga dapat digunakan untuk menyediakan tenaga maksimum ke gedung pada saat hari di musim panas ketika sistem AC membutuhkan energi yang besar, hal itu membantu mengurangi beban maskimum elektik.Baik dalam skala besar maupun skala kecil photovoltaic dapat mengantarkan tenaga ke jaringan listrik, atau dapat disimpan dalam selnya.

Prinsip Pemanasan Langsung

            Dalam hal ini sinar matahari memanasi langsung benda yang akan dipanaskan atau memanasi secara langsung medium, misalnya air yang akan dipanaskan. Sebenarnya cara ini telah lama dikenal, misalnya menjemur pakaian, membuat ikan kering, membuat garam dari laut. Dengan cara pemanasan langsung ini, suhu yang akan diperoleh tidak akan melampaui 100 derajat Celcius. Cara ini dapat lebih efektif bila mempergunakan pengumpul panas yang disebut kolektor. Sinar matahari dikonsentrasikan dengan kolektor ini pada satu tempat sehingga diperoleh suatu suhu yang lebih tinggi. Bentuk kolektor parabolik bulat melandaskan prinsip kompor surya. Prinsipnya adalah sebagai berikut : cahaya matahari ditampung dengan sebuah cermin cekung yang bergaris tengah + 2 m, sehingga cahaya matahari akan terkumpul dalam satu fokus. Pada fokus itu dipasang lempengan logam sehingga logam akan menjadi panas sekali, kemudian di atas lempengan logam itulah kita memasak.

Konversi Surya Termis Elektris (KSTE)

            Pada cara ini yang dipanaskan adalah juga air, akan tetapi panas yang terkandung dalam air itu akan dikonversikan menjadi energi listrik. Pada prinsipnya, KSTE memerlukan sebuah konsentrator optik untuk pemanfaatan radiasi surya, sebuah alat untuk menyerap energi yang dikumpulkan, suatu sistem pengangkut panas, dan sebuah mesin yang agak konvensional untuk pembangkit tenaga listrik. Diperkirakan bahwa sebuah unit KSTE dari 100 MW listrik akan mempunyai 12.500 buah heliostat dengan permukaan refleksi masing-masing seluas 40 m2, sebuah menara penerima setinggi 250 m yang memikul sebuah penyerap untuk membuat uap bagi sebuah turbin selama 6-8 jam.

Keuntungan energi matahari :

  1. 1)      Matahari hampir tak terbatas sebagai sumber energi, dan energi surya tidak dapat habis, tidak seperti bahan bakar fosil yang akhirnya akan habis.
  2. 2)      Energi surya merupakan sumber energi yang ramah lingkungan karena tidak memancarkan emisi karbon berbahaya yang berkontribusi terhadap perubahan iklim seperti pada bahan bakar fosil.
  3. 3)      Matahari merupakan sumber energi yang benar-benar bebas (gratis) untuk digunakan oleh setiap orang.
  4. 4)      Lebih banyak energi matahari yang kita gunakan maka semakin sedikit kita bergantung pada bahan bakar fosil.
  5. 5)      Dalam jangka panjang energi surya akan menghemat pengeluaran uang untuk energy.
  6. 6)      Panel surya beroperasi tanpa mengeluarkan suara (tidak seperti turbin angin besar) sehingga tidak menyebabkan polusi suara. Panel surya biasanya memiliki umur yang sangat lama, minimal 30 tahun, dan biaya pemeliharaannya sangat rendah karena tidak ada bagian yang bergerak. Panel surya juga cukup mudah untuk diinstal.
  7. 7)      Energi surya adalah salah satu pilihan energi terbaik untuk daerah-daerah terpencil, bilamana jaringan distribusi listrik tidak praktis atau tidak memungkinkan untuk di-instal.


Kelemahan energi matahari :

  1. 1)      Biaya awal yang tinggi.
  2. 2)      Proyek-proyek energi surya skala besar (pembangkit listrik tenaga surya yang besar) akan membutuhkan lahan yang luas, dan banyak air untuk tujuan pendinginan.
  3. 3)      Banyak daerah di dunia yang tidak memiliki cukup sinar matahari untuk menjadikan energi surya bernilai ekonomis.
  4. 4)      Panel surya juga perlu untuk ditingkatkan efisiensinya. Untuk mencapai tingkat efisiensi yang memadai dibutuhkan lokasi instalasi yang luas, dan panel surya ini idealnya diarahkan ke matahari, tanpa hambatan seperti pohon dan gedung tinggi.


Teknik Elektro - Jenis Jenis Cara Kerja Dioda

    Kali ini kita akan membahas sedikit tentang dioda. Ada 3 jenis dioda yang akan dibahas yaitu dioda rectifier / penyearah biasa, dioda zener, dan dioda schottky. Pembahasan telah saya buat dalam file ppt yang dapat diunduh. File ppt ini merupakan tugas sewaktu masih tingkat 2. Semoga bermanfaat

Link download :
DOWNLOAD

Sunday, August 16, 2015

Teknik Kendali tips penyederhanaan diagram blok dan transfer fungsi

Silahkan Download file materi utamanya pada link berikut ini : Download

 

Mungkin telah banyak yang membagikan materi lengkap untuk diagram blok dan transfer fungsi. Kali ini saya akan memberikan sedikit tips berdasarkan pengalaman untuk mengerjakan dasar penyederhanaan diagram blok dan transfer fungsi.

Sebelumnya untuk yang belum mengerti apa itu diagram blok silahkan melihat sedikit penjelasan berikut

 PENDAHULUAN

Diagram blok adalah suatu pernyataan gambar yang ringkas, dari gabungan sebab dan akibat antara masukkan dan keluaran dari suatu system.



 


Blok/Kotak adalah : Biasanya berisikan uraian dan nama elemennya, atau simbul untuk operasi matematis yang harus dilakukan pada masukkan unt7uk menghasilkan Keluaran


Tanda anak panah : Menyatakan arah informasi aliran isyarat atau unilateral. Sebagai contoh sederhana diperlihatkan sbb:


Silahkan cari materi lengkapnya di tempat lain. Di sini saya fokus untuk memberikan tips penyederhanaan diagram blok.
Ada satu rumus yang menjadi kunci dalam memudahkan kita untuk melakukan transfer fungsi yaitu rumus berikut ini.

1. Jika bertanda + dan -


2. Jika bertanda + dan +



Untuk transfer fungsi yang rumit , cobalah untuk melihat bentuk ini dalam rangkaian  diagram blok yang rumit. Seperti mencari jarum diantara jerami, atau menemukan hidden object. Bentuk ini ada di dalam sebuah diagram blok. Usahakan juga agar penyederhanaan mengarah pada bentuk ini.

Ok jika masih bingung coba lihat contoh soal berikut ini. Tanda kotak merah menunjukkan bentuk seperti gambar yang ada di atas.

Jawab :



Penjelasan :

1. Cari yang paling mudah dikerjakan. G2 dan G3 dijumlahkan seperti biasa.
2. Bentuk yang ada di dalam kotak merah persis dengan rumus yang ada diatas. Karena itu dapat langsung disederhanakan.
3. Di nomor 3 ini. G1 , G4, dan hasil dari perhitungan di nomor 2 harus dikalikan terlebih dahulu menjadi (G1.G4(G2+G3)) / (1+H1(G2+G3)) .
4. Hasil dari transfer fungsi C/R adalah gambar nomor 4 ini.

Contoh ini bukan soal yang rumit. Masih banyak soal yang jauh lebih rumit. Carilah cara termudah dan temukan bagian yang dapat disederhanakan, Sekian dan terimakasih. Semoga tips ini dapat bermanfaat.

Teknik Kendali Contoh Sistem Open Loop dan Close Loop

Kali ini saya akan membagikan salah  satu tugas saya dalam maku teknik kendali yaitu tentang sistem kontrol. Selamat membaca.

Sistem Kontrol adalah Sistem yang dibuat dengan harapan output melakukan sesuatu yang diharapkan

Jenis- jenis sistem kontrol

- Open Loop :  Sistem kontrol yang tidak memiliki umpan balik/ feed back
- Close Loop : Sistem kontrol yang memiliki umpan balik / feedback

Yang dimaksud umpan balik adalah saat keluaran / output dari sistem dapat mempengaruhi masukan / input sistem. Contoh : sensor pada ac diposisikan pada output udara dingin. Sensor ini membaca suhu udara kemudian hasil pembacaan dimasukkan ke input sistem sehingga sistem mengetahui suhu keluaran ac. Hasil pembacaan ini akan mempengaruhi apakah pendingin harus tetap menyala atau pendingin harus dimatikan sementara karena suhu sudah encapai yang diinginkan.

Contoh Sistem Kontrol

Sesuai dengan judul postingan ini saya akan membahas 2 contoh sistem kontrol. 1 untuk open loop dan 1 lagi untuk close loop. Contoh akan diambil dari barang atau sistem yang ada di kehidupan sehari hari yaitu kipas angin dan pesawat terbang.

1. Kipas Angin - Open Loop

Mengapa saya memilih kipas angin untuk tugas ini? Karena pada saat mengerjakan tugas ini, tepat saat kami sedang cari ide, cuaca sedang panas-panasnya. Kemudian salah satu anggota kelompok menyalakan kipas angin yang ada di pojok kamarnya. Seketika itu saya 
mendapat ilham setelah 1 jam berpikir. Ternyata kipas angin ini yang selama ini kami cari !


Ok langsung saja berikut adalah pembahasannya

Prinsip Kerja


Arus bolak - balik masuk menuju kipas angin.
Motor listrik mengubah energi listrik menjadi energi gerak.
Dalam sebuah motor listrik terdapat suatu kumparan besi pada bagian yang bergerak beserta sepasang pipih berbentuk magnet U pada bagian yang diam (Permanen).
Ketika listrik mengalir, kumparan besi menjadi sebuah magnet.
Karena sifat magnet yang saling tolak menolak pada kedua kutubnya maka gaya tolak menolak magnet antara kumparan besi dan sepasang magnet tersebut membuat gaya berputar secara periodik pada kumparan besi tersebut.

Oleh karena itu baling - baling kipas angin dikaitkan ke poros kumparan tersebut. Penambahan tegangan listrik pada kumparan besi dan menjadi gaya kemagnetan ditujukan untuk memperbesar hembusan angin pada kipas angin.

Sistem Kontrol Open Loop pada Kipas Angin

Komponen Kipas Angin



2. Pesawat Terbang

Barang ke dua yang dipilih adalah pesawat terbang karena pesawat terbang punya kipas angin yang besar. ?

Gaya-gaya yang mempengaruhi pesawat terbang


Gaya dorong pesawat kedepan, didapat dari baling-baling yang berputar pada ujung pesawat
Gaya hambat, merupakan pergesekan pesawat udara dengan angin.
Pesawat udara mempunyai massa, maka gaya grafitasi akan membawa pesawat ke bawah.

Gaya angkat, dihasilkan dari sayap pesawat udara.

Prinsip kerja sayap pesawat terbang
Sayap pesawat udara ini yang memegang peranan kunci untuk mengangkat badan pesawatPenampang sayap ini biasanya disebut "aerofoil“.
  Selama penerbangan udara mengalir ke atas dan bawah sayapUdara yang megalir diatas sayap lebih cepat dari udara yang mengalir dibawah sayapsehingga tekanan udara diatas pesawat lebih rendah.
  Disaat yang bersamaan udara dibawah sayap dibelokan kebawahsehingga terjadi gaya angkat (udara yang terdorong kebawah akan mendorong sayap ke atas -gaya aksi reaksi-).  


K
Primary Kontrol Surface



Primary Kontrol Surface adalah bidang kendali pesawat yang dapat mengatur pergerakan pesawat pada saat terbang di udara.

Terdiri dari 3 jenis :
Aileron, terletak pada sayap digunakan untuk rolling.
Elevator, terletak pada ekor (horizontal stabilizer) untuk naik/turun.
Rudder, terletak pada ekor (vertical stabilizer) untuk berbelok.

Sistem kontrol close loop pada pesawat terbang



Gambar desain sistem elevator pesawat



Bagi yang berminat untuk download file presentasinya silahkan download dari link di bawah ini.



K
2.


y



J
J

Saturday, August 15, 2015

Selamat Datang

Selamat datang di blog easy mechatronics. Blog ini saya buat untuk dapat berbagi ilmu dengan orang lain. Semoga apa yang saya bagikan ini dapat bermanfaat bagi anda semua.
Isi dari blog ini nantinya kebanyakan adalah share file materi dan tugas selama saya kuliah di jurusan mechatronics. Selamat membaca dan belajar. Terimakasih telah berkunjung ke blog sederhana ini.